Pola Interaksi Desa – Kota

 

 

Teori Interaksi Desa – Kota

 

Tahukah kalian bahwa ada beberapa teori yang mendukung tentang terjadinya interaksi desa- kota. Salah satunya adalah teori yang dikemukakan oleh William J. Reilly  yaitu teori titik henti (breaking point theory)


Inti dari teori titik henti ini adalah “jarak titik henti atau titik pisah dari pusat perdagangan yang lebih kecil ukurannya adalah berbanding lurus dengan jarak antara kedua pusat perdagangan itu, dan berbanding terbalik dengan satu di tambah akar kuadrat jumlah penduduk dari kota atau wilayah yang penduduknya lebih besar dibagi dengan jumlah penduduk kota atau wilayah yang lebih sedikit penduduknya.”

 

Secara sistematis, teori titik henti ini dirumuskan sebagai berikut:

 

 

Keterangan :
DAB = Lokasi titik henti, yang diukur dari kota atau wilayah yang jumlah penduduknya lebih kecil
dAB = Jarak kota A dan B
PA = Jumlah Penduduk kota A yang lebih besar
PB = Jumlah Penduduk kota B yang lebih kecil

 

Contoh soal:
Jumlah penduduk kota A = 20.000 orang, kota B = 10.000, Jarak kota A dengan kota B adalah 50 Km. dari data tersebut, berapa jarak lokasi titik henti antara kota A dan kota B?

 

Penyelesaian contoh soal:


Diketahui :

dAB= 50 Km
PA = 20.000 Orang
PB = 10.000 Orang


Ditanyakan ?

DAB

 

Jawab:

 

Jadi  lokasi titik henti antara kota A dan B adalah 20,74 km diukur dari kota B.